Rabu, 07 Oktober 2026

LAGI SANG KETURUNAN (Banton Provinsi Banten –Tanjung Heran Sukau Lambar)

 



Masih tersambung dengan yang pernah saya utarakan diatas yaitu satu kekerabatan antara tajungan lamsel penggawa lima tengah krui pada postingan sebelumnya. Tetapi kali ini agak jauh lokasi terpencarnya sampai ke luar dari provinsi lampung yaitu kami menyebutnya dahulu daerah Banton atau Provinsi Banten saat ini.

 

Kedua kekerabatan ini juga membawa benda pusaka dari way mengaku, juga sebagai bahan cerita atau warah kepada anak umpu dikemudian hari bila ada anak cucunya yang ingin mengetahuinya atau ingin tahu sebagai bahan cerita masa lampau. Mereka kedua keluarga ini membawa alat pandai besi, yaitu tatakan menempa besi dan palu untuk menempa besi tersebut.

 

Yang kami ketahui jalan ceritanya yaitu yang berada di Tanjung Heran Sukau membawa tatakan besi tersebut dan kepadaian pandai besi itu tetap terbawa ke tanjung heran beberapa generasi sampai ada bekas bekas pandai besi pada petilasan / keramat di tanjung heran sukau.

Selanjutnya mereka yang migran atau berpindah ke seberang pulau sana yaitu banton, mereka membawa martil atau palu untuk menempa besi itu ke daerah seberang sana banton provinsi banten.

 

Kekerabatan yang ada di sukau hingga saat ini masih tersambung dengan baik dengan way mengaku, saling kenal saling memberi info saat ada kegiatan suka datau duka bagi masing masing pihak  di way mengaku dan sukau tanjung heran. Demikian juga dengan yang ada di krui demikian juga halnya saling memberi info mengundang dan Bersama dalam suka atau duka keluarga.

Untuk yang di banten ada cerita unik yaitu manakala adek adek saya ingin ziarah ke makam di banten lama bila mana juru kunci nya tahu ada dari lampung/way mengaku maka akan didahulukan dari antrian panjang orang-orang yang ingin ziarah tersebut.

Dan satu lagi ada adik saya yang laki laki sempat berangkat dan ziarah pula ke banten lama provinsi banten dan nomor hpnya diminta oleh juru kunci keramat, digabungkan kepada sebuah grup wa keturunan kesultanan hasanuddin banten.

 

Demikian juga saya sendiri pernah akan diajak abah EK berziarah ke beberapa petilasan di banton tetapi karena satu dan lain hal hingga ziarah tersebut ujungnya batal. Atau belum saatnya pesan dari banten kata abah EK.

Itu semua sekedar gambaran saja bahwa ada garis kekerabatan dan keturunan yang satu dimasa lampau, yang hingga saat ini tertutup belum tersambung kembali, harapannya silaturahmi tetap berjalan hingga hari nanti Aamin..

Wallohualam, terima kasih sebelaumnya.

Tidak ada komentar:

LAGI SANG KETURUNAN (Banton Provinsi Banten –Tanjung Heran Sukau Lambar)

  Masih tersambung dengan yang pernah saya utarakan diatas yaitu satu kekerabatan antara tajungan lamsel penggawa lima tengah krui pada post...